Kebiasaan Mengisi BBM Saat Mesin Menyala, Apa Risikonya?

icon 16 March 2026
icon Admin

Mengisi BBM merupakan aktivitas rutin bagi setiap pengendara. Namun, masih ada kebiasaan yang cukup sering terjadi, yaitu membiarkan mesin kendaraan tetap menyala saat proses pengisian berlangsung. 

Banyak orang menganggap hal ini tidak berbahaya, padahal sebenarnya terdapat sejumlah risiko keselamatan yang perlu diperhatikan. 

Selain berpotensi memicu percikan api, kebiasaan mengisi BBM saat mesin menyala juga dapat memengaruhi sistem bahan bakar kendaraan. Simak artikel ini lebih lanjut untuk mengetahui informasi lengkap mengenai risiko mengisi BBM saat mesin menyala.

Risiko Mengisi BBM Saat Mesin Kendaraan Masih Menyala

Prosedur mematikan mesin sebelum mengisi BBM bukan sekadar aturan di SPBU, melainkan bagian dari standar keselamatan. Ketika mesin kendaraan tetap hidup, beberapa faktor dapat meningkatkan potensi bahaya di sekitar area pengisian bahan bakar. 

Berikut beberapa risiko yang perlu dipahami oleh pengendara:

Percikan Api dari Sistem Kelistrikan

Saat mesin kendaraan menyala, komponen kelistrikan seperti alternator dan sistem pengapian tetap bekerja. Percikan kecil yang tidak terlihat dapat terjadi dan berpotensi memicu kebakaran jika bertemu dengan uap BBM.

Uap Bahan Bakar Mudah Terbakar

Ketika proses pengisian berlangsung, uap BBM dapat menyebar di sekitar mulut tangki. Jika terdapat sumber panas atau percikan listrik, uap tersebut dapat memicu reaksi pembakaran.

Gangguan pada Sistem Bahan Bakar

Pompa bahan bakar tetap bekerja ketika mesin menyala sehingga aliran BBM menuju mesin terus berlangsung. Kondisi ini dapat memengaruhi kestabilan tekanan bahan bakar ketika pengisian dilakukan secara bersamaan.

Risiko Panas dari Komponen Mesin

Mesin kendaraan menghasilkan panas selama beroperasi, terutama pada bagian knalpot dan ruang mesin. Panas tersebut dapat meningkatkan penguapan bahan bakar di sekitar tangki saat proses pengisian berlangsung.

Faktor Tambahan yang Dapat Memperbesar Bahaya

Selain faktor dari mesin kendaraan, ada beberapa kondisi lain yang juga dapat meningkatkan risiko saat seseorang mengisi BBM dalam keadaan mesin masih hidup. 

Faktor-faktor ini sering kali tidak disadari oleh pengemudi, padahal dapat memperbesar potensi bahaya di area pengisian. Beberapa faktor tersebut, antara lain:

Listrik Statis dari Tubuh

Listrik statis dapat muncul akibat gesekan pakaian atau kursi kendaraan. Percikan kecil dari listrik statis berpotensi menyulut uap BBM yang berada di sekitar tangki.

Lingkungan SPBU yang Penuh Uap Bahan Bakar

Area pengisian bahan bakar biasanya memiliki konsentrasi uap BBM yang lebih tinggi dibandingkan tempat lain. Kondisi ini membuat potensi kebakaran menjadi lebih besar jika ada sumber panas atau percikan listrik.

Kurangnya Kesadaran terhadap Prosedur Keselamatan

Sebagian pengemudi menganggap mematikan mesin hanya membuang waktu. Padahal langkah sederhana ini merupakan bagian penting dari prosedur keselamatan saat mengisi BBM.

Langkah Aman Saat Mengisi BBM

Agar proses pengisian BBM tetap aman, ada beberapa kebiasaan sederhana yang sebaiknya selalu dilakukan oleh pengendara. Berikut langkah aman mengisi BBM:

  1. Matikan mesin kendaraan sebelum pengisian dimulai untuk menghindari percikan dari sistem kelistrikan.

  2. Hindari menggunakan perangkat elektronik di area pengisian agar tidak menimbulkan gangguan listrik kecil.

  3. Pastikan tidak ada kebocoran pada tangki atau selang bahan bakar sebelum proses pengisian dilakukan.

  4. Ikuti arahan petugas SPBU selama pengisian berlangsung karena prosedur tersebut dirancang untuk menjaga keselamatan.

  5. Tutup kembali tangki bahan bakar dengan rapat setelah selesai untuk mencegah penguapan bahan bakar.

Dengan memahami berbagai risiko tersebut, pengendara dapat lebih berhati-hati saat mengisi BBM. Kebiasaan sederhana seperti mematikan mesin sebelum pengisian merupakan langkah penting untuk mengurangi potensi bahaya di area SPBU.

Untuk mendapatkan informasi lain seputar perawatan kendaraan dan tips otomotif, Anda dapat mengunjungi website Suzuki Samekarindo Indah dan menemukan berbagai panduan bermanfaat bagi pemilik kendaraan.